- Pengumuman Hasil Tes Interview Gelombang 1 SPMB SMKI ASSALA...
- Pengumuman Hasil Tes Interview Gelombang 3 dan 4 PPDB SMKI ...
- Pengumuman Hasil Tes Interview Gelombang 2 PPDB SMKI ASSALAM...
- PENGUMUMAN HASIL TES INTERVIEW GELOMBANG 1 SMKI ASSALAM JAMB...
- PPDB tahun ajaran 2025/2026 telah dibuka....
- PENGUMUMAN HASIL INTERVIEW TES PPDB GELOMBANG 3 SMK ISLAM AS...
- PENGUMUMAN HASIL INTERVIEW TES PPDB GELOMBANG 2 SMK ISLAM AS...
- ASSALAM BERSHOLAWAT bersama Habib JA'FAR BIN UTSMAN AL-JUFRI...
- (UPDATE) PENGUMUMAN HASIL SELEKSI INTERVIEW PPDB GELOMBANG 1...
- PENGUMUMAN HASIL SELEKSI PENERIMAAN CALON SISWA BARU GELOMB...
Vaksinasi Guru dan Tenaga Pendidik Dimulai, 650 Orang Disuntik
Ditulis oleh : Rokom | 24 Februari 2021
Dilansir
dari sehatNegeriku, Jakarta - Guru dan tenaga pendidik mulai divaksinasi COVID-19 hari Rabu 24
Februari 2021. Vaksinasi awal dilakukan di SMAN 70 Jakarta.
Total sejumlah 5,8 juta guru dan
tenaga pengajar akan divaksinasi COVID-19. Sebagai langkah awal sebanyak 650
orang dari Jabodetabek yang akan divaksinasi dengan rincian 50 Guru Paud, 90
guru SD, 70 guru SMP, 111 guru SMA, 50 guru SMK, 25 guru SLB, 50 guru madrasah,
130 Dosen Perguruan Tinggi, 24 Tutor (Kesetaraan Paket A B C), serta 50
perwakilan Organisasi Profesi Guru, Antara lain : PGRI, FSGI, IGI, PP PerguNU,
Forum Guru Muhammadiyah, Majelis Pendidikan Kristen Indonesia, Majelis
Pendidikan Katolik Indonesia, Guru Swasta Indonesia, Himpaudi, Asosiasi Guru
Seni Budaya Indonesia.
Proses vaksinasi dilakukan 3
shift, shift 1 sebanyak 200 sasaran, pukul 08.00-10.00, Shift 2 sebanyak 150
sasaran, jam 10.00-12.00, dan shift 3 sebanyak 300 sasaran, Jam 13.00- selesai.
Vaksinator terdiri dari 6 tim antara lain 2 tim dari RS Persahabatan, 3 tim
dari Dinkes Provinsi DKI Jakarta, dan 1 tim dari Puskes TNI.
Masing-masing tim terdiri dari 7
anggota, yakni 2 orang di meja pendaftaran, 2 orang di meja skrining, 2 orang
di meja pemberian vaksinasi, dan 1 orang di meja pemberian sertifikat.
Adapun untuk meja pemantauan akan
disiapkan 10 petugas dari Poli klinik Kemdikbud dan disiapkan 1 Ambulance serta
mini ICU oleh RS Persahabatan.
Presiden RI Joko Widodo meninjau
langsung pelaksanaan vaksinasi bagi guru dan tenaga pendidik tersebut. Ia
mengatakan pelaksanaan vaksinasi berjalan lancar dan berharap bisa dilakukan
juga di sekolah lain.
“Vaksin semuanya berjalan lancar,
para guru, pendidik semuanya telah dimulai dan kita harapkan nanti setelah
Provinsi DKI Jakarta semua provinsi juga melakukan hal yang sama,” katanya.
Guru dan tenaga pendidik, jadi
salah satu prioritas penerima vaksinasi agar nanti di awal semester kedua
pendidikan secara tatap muka bisa dilakukan.
“Targetnya pada bulan Juni nanti
5 juta guru, tenaga pendidik dan kependidikan semuanya Insya Allah sudah bisa
kita selesaikan sehingga di bulan Juli saat mulai ajaran baru semuanya bisa
berjalan normal kembali,” ucap Presiden Joko Widodo.
Pelaksanaan vaksinasi COVID-19
ini telah dinanti-nanti oleh para guru agar bisa belajar dengan bertatap muka.
Salah satu guru SD Swasta Bintang Kejora Cengkareng Kenoki Halawa, M.Pd mengaku
mendukung program pemerintah untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 melalui
vaksinasi ini.
“Program vaksin ini sangat luar
biasa saya sangat mendukung program pemerintah untuk memutus rantai penyebaran
COVID-19 ini supaya di dunia pendidikan tidak berlarut-larut lagi melakukan
proses pengajaran virtual,” tutur Kenoki.
Ia menambahkan vaksinasi ini
sangat penting sekali dan masyarakat luas agar tidak takut untuk divaksinasi.
Sebab, vaksinasi sangat baik untuk mencegah tertular virus SARS-CoV-2.
“Saya mengajak masyarakat luas
terutama pendidik dan tenaga kependidikan mari kita dukung program pemerintah
ini. Jangan takut saya tadi diobservasi setengah jam supaya kalau ada reaksi
bisa langsung ditangani, namun sampai sekarang ini saya aman-aman saja,” ucap
Kenoki.
Hotline Virus Corona 119 ext 9.
Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian
Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor hotline Halo
Kemenkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021)
5223002, 52921669, dan alamat email kontak@kemkes.go.id (D2)
Kepala Biro Komunikasi dan
Pelayanan Masyarakat
drg. Widyawati, MKM
Sumber :
Yayasan Pendidikan Islam Assalam