- Pengumuman Hasil Tes Interview Gelombang 1 SPMB SMKI ASSALA...
- Pengumuman Hasil Tes Interview Gelombang 3 dan 4 PPDB SMKI ...
- Pengumuman Hasil Tes Interview Gelombang 2 PPDB SMKI ASSALAM...
- PENGUMUMAN HASIL TES INTERVIEW GELOMBANG 1 SMKI ASSALAM JAMB...
- PPDB tahun ajaran 2025/2026 telah dibuka....
- PENGUMUMAN HASIL INTERVIEW TES PPDB GELOMBANG 3 SMK ISLAM AS...
- PENGUMUMAN HASIL INTERVIEW TES PPDB GELOMBANG 2 SMK ISLAM AS...
- ASSALAM BERSHOLAWAT bersama Habib JA'FAR BIN UTSMAN AL-JUFRI...
- (UPDATE) PENGUMUMAN HASIL SELEKSI INTERVIEW PPDB GELOMBANG 1...
- PENGUMUMAN HASIL SELEKSI PENERIMAAN CALON SISWA BARU GELOMB...
Pendaftaran PBSB 2021 Secara Online
Penulis: Fathurrohman | 16 Maret 2021
Dilansir dari fin.co.id, JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) resmi membuka Pendaftaran Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) tahun 2021. Ada dua program pilihan beasiswa, program sarjana (S1) dan program magister (S2).
“Pendaftaran PBSB tahun 2021 dibuka selama 1 bulan sejak 16 Maret
hingga 15 April dan berbasis online,” ujar Direktur Pendidikan Diniyah dan
Pondok Pesantren, Waryono Abdul Ghafur di Jakarta, Selasa (16/3/2021).
Waryono
menuturkan, sejak 16 tahun silam, PBSB merupakan upaya Kemenag menguatkan kajian
tafaqquh fiddin (pendalaman ilmu agama), sekaligus meningkatkan kapasitas
pondok pesantren pada bidang kedokteran dan kesehatan, sosial humaniora, serta
sains dan teknologi.
“Selain ahli dalam ilmu agama dan dakwah, para alumni PBSB
nantinya diharapkan dapat menjadi pionir pemberdayaan masyarakat (community
development) di lingkungan pondok pesantren,” ujarnya.
“Akses beasiswa pada program studi yang dibuka tahun ini didesain untuk
dapat memperkuat manajemen dan tiga fungsi pesantren, pendidikan, dakwah, dan
pemberdayaan masyarakat,” sambungnya.
Kepala Subdit Pendidikan Pesantren Basnang Said
menambahkan, pendaftaran PBSB tahun 2021 dilakukan secara online. Mekanisme
pendaftaran online ini dilakukan melalui dua tahapan. Pertama, operator
pesantren mendaftarkan profil lembaganya lengkap dengan Nomor Statistik
Pesantren (NSP).
“Jika
pondok pesantren belum memiliki NSP ataupun NSP yang dicantumkan tidak sesuai
dengan database EMIS Ditjen Pendidikan Islam, maka secara otomatis proses
registrasi tidak dapat dilanjutkan,” jelas Basnang.
Jika data pesantren sudah ditemukan, lanjut Basnang, maka operator
hanya perlu memilih nama-nama santri yang akan didaftarkan. Nama santri termuat
dalam daftar santri yang selama ini dilakukan pemutakhiran data oleh operator
pesantren.
“Dan
selanjutnya santri akan mendapatkan nomor registrasi,” ujarnya.
Tahap kedua, kata Basnang, santri bersangkutan login ke aplikasi
dengan menggunakan nomor registrasi yang diterima, lalu melengkapi form isian
serta dokumen yang diminta. Misalnya, biodata lengkap santri, dokumen dan
informasi pribadi dan keluarga, rapot hingga sertifikat prestasi santri.
“Data dan dokumen santri ini yang kemudian akan diseleksi secara
otomatis oleh sistem aplikasi pendaftaran,” terangnya.
Basnang
mengingatkan, pentingnya santri membaca panduan pendaftaran serta menentukan
pilihan jurusan yang diminati dan sesuai kemampuannya.
“Kami berharap santri sebelum mendaftar lebih dulu memahami secara
betul jurusan-jurusan yang akan dipilih, serta prosedur dan dokumen persyaratan
sesuai pedoman pendaftaran PBSB. Hal ini agar santri dapat juga mengukur
kemampuannya pada jurusan yang dipilih dan tidak mengundurkan diri ketika sudah
dinyatakan lulus seleksi,” pungkasnya.
Sumber: https://fin.co.id/2021/03/16/pendaftaran-pbsb-2021-secara-online/
Yayasan Pendidikan Islam Assalam