- Pengumuman Hasil Tes Interview Gelombang 1 SPMB SMKI ASSALA...
- Pengumuman Hasil Tes Interview Gelombang 3 dan 4 PPDB SMKI ...
- Pengumuman Hasil Tes Interview Gelombang 2 PPDB SMKI ASSALAM...
- PENGUMUMAN HASIL TES INTERVIEW GELOMBANG 1 SMKI ASSALAM JAMB...
- PPDB tahun ajaran 2025/2026 telah dibuka....
- PENGUMUMAN HASIL INTERVIEW TES PPDB GELOMBANG 3 SMK ISLAM AS...
- PENGUMUMAN HASIL INTERVIEW TES PPDB GELOMBANG 2 SMK ISLAM AS...
- ASSALAM BERSHOLAWAT bersama Habib JA'FAR BIN UTSMAN AL-JUFRI...
- (UPDATE) PENGUMUMAN HASIL SELEKSI INTERVIEW PPDB GELOMBANG 1...
- PENGUMUMAN HASIL SELEKSI PENERIMAAN CALON SISWA BARU GELOMB...
Mendikbud: Program SMK Pusat Keunggulan demi Peroleh Lulusan Terbaik
Penulis Dian
Ihsan | Editor Dian Ihsan
Dilansir dari
KOMPAS.COM – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meluncurkan
Medeka Belajar episode kedelapan: SMK Pusat Keunggulan.
Program SMK
Pusat Keunggulan merupakan perwujudan visi Presiden Joko Widodo terkait pembenahan
Pendidikan vokasi sebagai strategi pengembangan sumber dya manusia (SDM)
Indonesia.
“SMK Pusat
Keunggulan merupakan terobosan yang ditujukan untuk menjawab tantangan dalam
rangka pembenahan kondisi SMK agar semakin sejalan dengan kebutuhan dunia kerja,”
ucap Mendikbud Nadiem Makarim dalam keterangan resminya, Rabu (17/3/2021).
Dia mengaku,
program SMK Pusat Keunggulan bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang terserap
di dunia kerja atau menjadi wirausaha.
Nantinya bisa
melalui keselarasan pendidikan vokasi yang mendalam dan menyeluruh dengan dunia
kerja.
Sekolah yang
terpilih dalam program SMK Pusat Keunggulan diharapkan menjadi rujukan serta
melakukan pengimbasan untuk mendorong peningkatan kualitas dan kinerja SMK di
sekitarnya.
"Untuk
mencapai visi itu, keselarasan antara SMK Pusat Keunggulan dengan dunia kerja
tidak hanya diwujudkan melalui MoU saja, tetapi harus berlangsung secara
mendalam dan menyeluruh," jelasnya.
Upaya mewujudkan
keselarasan antara SMK dengan dunia kerja dapat ditempuh melalui pemenuhan
delapan aspek link and match.
Pertama, kurikulum
disusun bersama sejalan dengan penguatan aspek soft skills, hard skills, dan
karakter kebekerjaan sesuai kebutuhan dunia kerja.
Kedua,
pembelajaran diupayakan berbasis project riil dari dunia kerja (project based
learning) untuk memastikan hard skills, soft skills, dan karakter yang kuat.
Ketiga,
peningkatan jumlah dan peran guru/instruktur dari industri maupun pakar dari
dunia kerja.
"Meningkat secara signifikan sampai minimal
mencapai 50 jam/semester/program keahlian," tegas Mendikbud.
Keempat, praktik
kerja lapangan/industri minimal satu semester.
Kelima, bagi
lulusan dan bagi guru/instruktur sertifikasi kompetensi harus sesuai dengan
standar dan kebutuhan dunia kerja.
Keenam, bagi
guru/instruktur perlu ditekankan untuk memperbarui teknologi melalui pelatihan
secara rutin.
Ketujuh,
dilakukannya riset terapan yang mendukung teaching factory berdasarkan kasus
atau kebutuhan riil industri.
Kedelapan,
komitmen serapan lulusan oleh dunia kerja.
Diarahkan untuk 895 SMK Kemudian,
Kemendikbud juga
mendorong agar kolaborasi dengan dunia kerja dapat semakin ditingkatkan,
seperti melalui kerjasama beasiswa atau ikatan dinas, donasi dalam bentuk
peralatan laboratorium, dan lainnya.
"SMK Pusat
Keunggulan 2021, diprioritaskan untuk 895 SMK dengan tujuh sektor prioritas, di
antaranya ekonomi kreatif, pemesinan dan konstruksi, hospitality, care
services, maritim, pertanian, dan kerja sama luar negeri," jelas dia.
Dia berharap
langkah ini merupakan awal yang bisa menjadi benih tranformasi SMK di Indonesia.
Sehingga SMK bisa menjadi pelatih dan mentor
yang mampu menunjukkan karya dan inovasi setiap lulusan.
"Hasilnya
lulusan SMK bisa diperebutkan oleh pelaku industri dan universitas terbaik
kita," pungkas Mendikbud.
Sumber: https://www.kompas.com/edu/read/2021/03/17/224408871/mendikbud-program-smk-pusat-keunggulan-demi-peroleh-lulusan-terbaik?page=all#page2
Yayasan Pendidikan Islam Assalam